Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

9 Penyakit Binatang Menular ke Manusia






HEPATITIS
Di seluruh dunia diperkirakan 2 milyar manusia telah terinfeksi penyakit hepatitis. Dua juta orang meninggal tiap tahunnya atau tiap menitnya ada 4 orang meninggal akibat kasus penyakit tersebut. Kecepatan penularan penyakit hepatitis 4 kali lebih cepat dari penyakit HIV. Penularan penularan penyakit hepatitis ini melalui aliran darah, plasenta bayi bagi ibu yang mengandung serta cairan tubuh seperti sperma, vagina, dan air liur.

Orang yang terkena hepatitis, hatinya akan rusak. Perutnya tampak membesar, muntah, diare dan kulit berwarna kekuningan. Fungsi hati yang menyaring racun telah hancur oleh virus ini, akibatnya kematian mengancam penderita hepatitis.

Satwa primata (bangsa kera dan monyet) dapat menularkan penyakit hepatitis melalui gigitan atau cakaran. Hati-hati memelihara primata, karena barangkali primata itu terinveksi hepatitis dan sekali dia menggigit anda maka anda berisiko tertular hepatitis.

Tuberculosa (TBC)

TBC adalah penyakit yang menyebabkan kematian terbesar kedua di Indonesia. Gejala yang ditimbulkan antara lain gangguan pernafasan seperti sesak nafas, batuk sampai berdarah, badan tampak kurus kering dan lemah. Penularan penyakit ini sangat cepat karena ditularkan melalui saluran pernafasan.

Selain manusia satwapun dapat terinfeksi dan menularkan penyakit TBC melalui kotorannya. Jika kotoran satwa yang terinveksi itu terhirup oleh manusia maka membuka peluang manusia akan terinveksi juga penyakit TBC. Penyakit Tuberculosis bersifat menahun atau berjalan kronis, sehingga gejala klinisnya baru muncul jika sudah parah.

Satwa yang punya potensi besar menularkan penyakit TBC ke manusia adalah primata, misalnya orangutan, owa dan siamang.

Rabies

Penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus ini dikenal juga sebagai penyakit anjing gila. Penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat ini dapat ditularkan ke manusia lewat gigitan satwa. Kasus gigitan hewan penyebar rabies adalah anjing (90%), kucing (3%), kera (3%) dan satwa lain (1%).

Gejala yang ditimbulkan bila terinfeksi rabies pertama-tama adalah tingkah laku yang abnormal dan sangat sensitif (mudah marah), kelumpuhan dan kekejangan pada anggota gerak. Penderita akan mati karena kesulitan untuk bernafas dan menelan dalam kurun waktu 2-10 hari.

Cacing

Cacingan sering dianggap penyakit yang ringan, padahal penyebab kematian terbesar satwa dipelihara oleh manusia dalam kondisi buruk adalah penyakit ini. Stress dapat meningkatkan jumlah infeksi cacing dalam tubuh. Dengan ukuran yang sangat kecilyaitu 0,01-0,1 mm, sangat memudah bagi parasit menular ke semua satwa termasuk manusia.

Diare, badan kurus, kekurangan cairan (dehidrasi), anemia serta badan lemas merupakan gejala awal yang ditimbulkan oleh adanya infeksi cacing. Kejang-kejang pada seluruh anggota gerak, perut membesar dan keras akibat adanya timbunan gas (kembung) merupakan tanda bahwa racun telah menyebar ke seluruh tubuh. Bila tidak segera diobati maka kematian akan menjemput penderitanya.

Hampir semua satwa yang berpotensi menularkan penyakit cacingan, misalnya primata, musang, kucing, burung nuri, kakatua, dan lain-lain.

Toxoplasmosis

Penyakit ini ditakuti oleh kaum wanita karena menyebabkan kemandulan atau selalu keguguran bila mengandung. Bayi yang lahir dengan kondisi cacatpun juga dapat di sebabkan oleh penyakit ini.

Penyakit Toxoplasmosis disebarkan oleh satwa bangsa kucing, misalnya kucing hutan, harimau atau juga kucing rumahan. Penularan kepada manusia melalui empat cara yaitu: secara tidak sengaja menelan makanan atau minuman yang telah tercemar Toxoplasama, memakan makanan yang berasal dari daging yang mengandung parasit Toxopalsma dan tidak dimasak secara sempurna/setengah matang. Penularan lain adalah infeksi penyakit yang ditularkan melalui placenta bayi dalam kandungan bagi ibu yang mengandung. Cara penularan terakhir adalah melalui transfusi darah.

Psitacosis

Walaupun belum ada laporan tentang kasus penyakit Psittacosis yang diderita oleh manusia tetapi penyakit yang disebarkan oleh burung paruh bengkok (nuri dan kakatua) ini dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Penularannya bisa lewat kotoran burung yang kemudian terhirup oleh manusia.

Gejala klinik yang ditimbulkan antara lain adalah gangguan pernafasan mulai dari sesak nafas sampai peradangan pada saluran pernafasan, diare, tremor serta kelemahan pada anggota gerak. Kondisi akan semakin parah bila penderita dalam kondisi stress dan makanan yang kekurangan gizi.

Salmonellosis

Bakteri Salmonella masuk ke tubuh penderita melalui makanan atau minuman yang tercemar bakteri ini. Akibat yang ditimbulkan bila terinfeksi bakteri Salmonella adalah peradangan pada saluran pencernaan sampai rusaknya dinding usus. Akibatnya penderita akan mengalami diare, sari makanan yang masuk dalam tubuh tidak dapat terserap dengan baik sehingga penderita akan tampak lemah dan kurus. Racun yang dihasilkan oleh bakteri Salmonella menyebabkan kerusakan otak, organ reproduksi wanita bahkan yang sedang hamilpun dapat mengalami keguguran.

Satwa yang bisa menularkan penyakit salmonella ini antara lain primata, iguana, ular, dan burung.

Leptospirosis

Penyakit yang disebabkan oleh sejenis kuman ini menyerang semua jenis satwa termasuk manusia. Organ tubuh yang paling disukai oleh kuman ini tumbuh subur adalah ginjal dan organ reproduksi. Penularan penyakit berawal dari adanya luka yang terbuka dan terkontaminasi dengan air kencing atau cairan dari organ reproduksi. Bakan makanan atau minuman yang tercemarpun dapat menyebakan infeksi masuk dalam tubuh.

Gejala yang mudah diamati bila terinfeksi penyakit ini adalah air kencing berubah menjadi merah karena ginjal penderita mengalami perdarahan. Selain itu kepala akan mengalami sakit yang luar biasa, depresi, badan lemah bahkan wanita hamil juga akan mengalami keguguran. Sampai saat ini belum ada vaksin Leptospira untuk manusia, yang tersedia hanya untuk satwa. Satwa yang bisa menularkan penyakit mengerikan ini adalah anjing, kucing, harimau, tikus, musang, jelarang dan tupai.

Herpes

Adanya pelepuhan kulit di seluruh tubuh merupakan gejala awal yang ditimbulkan bila terinfeksi virus herpes. Virus ini bisa berakibat kematian bagi bangsa primata. Manusia dapat tertular dari gigitan atau cakaran satwa yang mengandung virus tersebut. Penderita penyakit ini akan mengalami dehidrasi akibat pelepuhan kulit dan akhirnya kematian akan menjemputnya. Hati-hati jika memelihara primata seperti monyet, lutung, owa, siamang, orangutan, dan lain-lain. Bisa jadi primata yang anda pelihara itu ternyata menderita herpes!.
Kembali ke atas

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 hewan Mematikan

Inilah dia daftar 10 Hewan paling mematikan berdasarkan
banyaknya korban yang ada, daftar itu sebagai berikut :

10.Katak Panah Beracun
Katak ini memiliki cairan beracun yang dapat membunuh
10 orang sekaligus dan sangat pintar menyamar. Banyak
ditemukan di Amerika Selatan bagian tengah.

9.Kerbau Africa
Hewan ini memiliki berat 1,5 tons dan jika sedang marah
akan menusuk dengan kedua tanduknya yang tajam.
Jika berdiri akan memiliki tinggi 1,7 meter dan memiliki
panjang 2,8 meter. Banyak ditemukan di Africa.

8.Beruang Kutub
Hewan yang paling buas di Kutub Utara, sangat suka
memakan gajah laut, selain itu juga memakan walrus
,paus , dan hewan lainnya.

7.Gajah Africa
Gajah dengan taring besar kurang bersahabat dengan
sebagaian orang. setiap tahunnya membunuh kurang
lebih 500 orang dengan cara menimpa. Hewan ini
memiliki berat 16 ton.

6.Buaya Air Asin
Memiliki berat 1,6 ton dan dapat membunuh seekor
kerbau dengan cepat, dia dapat berpindah secepat
lumba-lumba dan dapat membunuh suatu mangsa
dibawah waktu 1 menit.

5.Singa Africa
Hewan seperti macan yang dapat membunuh 70
orang per tahun.

4.Hiu Putih Besar
Memiliki berat 5 ton. sebenarnya hiu bukan
memangsa manusia tetapi karena ia kelaparan
atau diganggu keberadaanya. Hiu membunuh
beberapa orang dan anjing setiap tahunnya.

3.Ubur-ubur Kotak
Hewan ini meiliki kurang lebih 60 tentacle dan
memiliki panjang 15 kaki. tentaclenya mengandung
racun yang dapat membunuh 50 orang. Sejak
tahun 1884 sudah ada 5.567 orang yang menjadi
korban hewan ganas ini.

2.Ular Cobra Asia
Ular ini memiliki panjang 1 meter, dan dengan
bisanya terdapat korban sebanyak 50 ribu
jiwa setiap tahunnya.

1.Nyamuk
Nyamuklah yang membawa virus malaria.
Dan setiap tahunnya membunuh 2 milliar jiwa
per tahun, dan menyebarkan penyakit ke 70
milliar jiwa di dunia per tahun, Wow.......

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

9 JENIS BINATANG KECIL MEMATIKAN

Biasanya binatang-binatang berukuran besar yg membuat kita takut, tapi daftar di bawah ini hanya menampilkan hewan-hewan kecil yg mungkin berbahaya atau lebih tepatnya “menyakitkan”. Meski kebanyakan dari kita jarang bertemu dari makhluk kecil-kecil ini tapi banyak kasus serangan yg dilaporkan terjadi pada banyak orang setiap tahunnya. Daftar ini tidak mencantumkan hewan-hewan air.
1. Ticks (Kutu)
Kutu menempati rangking kedua setelah nyamuk sebagai pelaku penyebaran penyakit terbanyak di seluruh muka bumi ini. Mereka ini menyedot darah dari “korban” (hewan atau manusia) yg ditempelinya.
Bukan tarantula yg terkenal itu tapi sebangsa serangga yg memburu tarantula sebagai mangsa utamanya. Yang berbahaya dari serangga ini adalah sengatannya, salah seorang peneliti yg pernah disengat Tarantula Hawk menggambarkan rasanya “…semua bagian tubuh menjadi lumpuh karena rasa sakit yg luar biasa, dan satu-satunya yg mungkin masih bisa kamu lakukan adalah… Menjerit !”
Membasmi makhluk ini ternyata sulit karena mereka biasa meninggalkan bagian kepalanya yg kemudian menimbulkan infeksi serius pada korbannya. Penyakit pada manusia yg disebabkan kutu adalah : Lyme disease, Rocky Mountain spotted fever, tularemia, Equine Encephalitis, Colorado Tick Fever, African Tick Bite Fever, dan Ehrlichiosis.
2. Tarantula Hawk
Bukan tarantula yg terkenal itu tapi sebangsa serangga yg memburu tarantula sebagai mangsa utamanya. Yang berbahaya dari serangga ini adalah sengatannya, salah seorang peneliti yg pernah disengat Tarantula Hawk menggambarkan rasanya “…semua bagian tubuh menjadi lumpuh karena rasa sakit yg luar biasa, dan satu-satunya yg mungkin masih bisa kamu lakukan adalah… Menjerit !”
3. Tsetse Fly
Adalah lalat besar dari Afrika yg menghisap darah dari hewan dan juga manusia. Mereka ini menyebabkan penyakit “Sleeping Sickness” pada manusia dan “Nagana” pada hewan ternak. Sleeping sickness disebabkan parasit yg bernama Trypanosoma yg ditularkan dari lalat ini. Gejala penderita penyakit ini adalah demam dan pusing yg menjalar sampai ke leher. Pada tahap lanjut penderita akan mengalami tidur berhari-hari dan insomnia yg bisa berakhir dengan kematian.
4. Africanized Bees (Lebah Pembunuh)
Lebah ini dihasilkan dari kimpoi silang antara lebah ratu Tanzania dgn spesies lainnya yg gk sengaja terlepas dari laboratorium (kaya di filem monster aja). Yang membuat lebah ini mematikan adalah nalurinya dalam mempertahankan sarangnya dan kecenderungannya untuk bergerombol.
Mereka juga dikenal suka mengejar musuh-musuhnya walaupun sudah jauh dari sarangnya. Sebenernya racun lebah ini sama dengan lebah madu biasa tapi karena mereka sangat agresif dan menganut sistem keroyokan dalam menyerang maka korbannya bisa mati karena ini.
5. Deathstalker
Namanya keren yah. Ini adalah jenis kalajengking yg bisanya sangat berbahaya. Bisanya terdiri dari berbagai macam campuran neurotoxin, meskipun sengatannya gk bisa membunuh seorang pria yg sehat tetapi bagi anak kecil atau manula suntikan kalajengking ini bisa mematikan. Ironisnya bisa kalajengkin ini jg dipakai sebagai obat tumor otak dan diabetes.
6. Black Widow
Hewan ini sudah terkenal dimana-mana karena bisanya yg jauh lebih mematikan dari gigitan rattlesnake. Untungnya karena ukuran spider ini kecil jadi bisa yg dihasilkan jg gk terlalu banyak sehingga mengurangi efektifitasnya.
7. Army Ants (Semut Prajurit)
Saat mereka sendirian emang gk berbahaya. Tapi mereka ini kemana-mana selalu bergerombol dalam jumlah massive. Dan sangat berbahaya kalo disekitar rumahmu ada semut ini. Karena ketika mereka kelaparan rumahmu bisa diserbu semut ini dgn pasukan perang yg jumlahnya bisa mencapai 50 juta semut!
Salah satu korban (manusia) serangan semut ini dilaporkan tewas karena sesak nafas. Ya semut ini menyerang manusia dengan masuk ke dalam rongga paru-paru sehingga korbannya tercekik lalu memakan organ-organ tubuh mulai dari dalam.
8. Bullet Ants (Semut Peluru)
Gigitan semut ini gak akan membunuhmu. Tapi kamu pasti gak akan bisa melupakannya karena semut ini menempati rangking satu sebagai sebagai hewan dengan gigitan yg paling menyakitkan yg pernah ditemukan manusia. Makanya namanya peluru karena gigitannya rasanya seperti tertembak senjata api.
Semut Peluru menempati peringkat pertama dalam “Schmidt Sting Pain Index” dan digambarkan kalo gigitannya menimbulkan “gelombang iritasi panas, nyeri dan semua rasa sakit yg pernah ada – dan yg lebih buruk lagi hal ini berlangsung selama 24 jam”
9. Anopheles Mosquito (Nyamuk Anopheles)
Nyamuk ini dianggap sebagai makhluk paling mematikan di dunia. Karena apa? Setiap tahun mereka ini menjadi penyebab 300 juta kasus penyakit malaria di seluruh dunia dimana 1 sd 3 juta kasus berakhir dengan kematian.
Nyamuk anopheles juga membawa wabah demam dengue, kaki gajah (Elephantiasis) dan demam kuning. Mereka hanya aktif dimalam hari


So, tetep hati hati dengan binatang kecil yang ternyata mematkan itu :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hewan keren berduri yang ditemukan oleh John Gould taon 1840 ini termasuk dalam bangsa kadal. Tampangnya sangat spektakuler, dengan nama latin yang tak kalah keren, Moloch Horridus. Si Moloch ini panjang tubuhnya sekitar 4-6 cm, seperti kebanyakan kadal.

Nama Moloch diambil dari nama seorang raja, Milton Moloch, seorang raja mengerikan yang banyak mengorbankan darah manusia. Nama latin horridus berarti keras, kasar, kejam atau seram. Moloch-moloch ditemukan dalam dua habitat yang berbeda : dataran yang 'sama-sekali' berpasir di pedalaman jalur selatan Australia dan pegunungan gurun-pasir di sebelah barat-daya Australia.

Moloch-moloch sebenarnya tidak mempunyai santapan yang khusus (seperti kelelawar [i]vampire[/]i atau nyamuk yang hanya menghisap darah), mereka akan memakan beberapa spesies semut, dan yang paling mereka sukai adalah semut Iridomyrmex yang kecil-kecil. Rata-rata, mereka memakan 24 sampai 45 semut per-menit.

Moloch-moloch mempunyai sistem unik di kulit mereka, sistem higroskopik (hygroscopic), yang berbentuk aluran berliku-liku di sekujur tubuh dan berujung di samping mulut mereka. Mereka membawa air lewat pembuluh-kapiler melalui alur ini. Dengan adanya sistem ini, mereka dapat minum setetes embun yang jatuh di punggung mereka, tanpa perlu repot-repot menyedot dengan moncongnya. Tentu saja, mereka memperoleh banyak persedian-minum saat hujan turun!

Moloch-moloch ini juga mempunyai tambahan 'alat' di atas leher mereka, semacam kepala 'palsu' yang mirip dengan kepalanya sendiri. Jika terancam bahaya, kadal-kadal ini akan menunduk -menyembunyikan kepalanya jatuh di antara kaki depan mereka dan 'menaruh' kepala palsu itu di tempat yang semula adalah kepala aslinya. Ini membuat siapapun akan kesulitan untuk menelan, bahkan seekor ular! Ketika diganggu, mereka juga dapat memompa diri mereka dengan udara, dan menggelembungkan tubuhnya mirip Ikan Gembung. Anti-predator yang keren!

Molach-molach berjalan perlahan dengan suatu gerakan yang tersentak-sentak, dan sering diam pada tempatnya selagi berjalan (Mirip orang yang sedang mengikuti orang lain: sedikit-dikit jalan sedikit-dikit diam). Ini adalah semacam tipuan, yang membuat kadal-kadal itu sulit ditangkap di alam terbuka. Dan yang lebih spektakuler lagi, mereka dapat juga berubah warna dengan cepat, mirip bunglon. Ketika sedang 'aktif' atau 'hangat', mereka biasanya berwarna merah dan kuning pucat. Tetapi ketika sedang 'pasif' atau 'dingin' mereka adalah buah zaitun gelap yang membosankan.

Tapi mereka sama sekali tidak kebal. Penduduk asli Aborigin dan burung puyuh Australia, -kedua-duanya pemangsa visuil- telah diamati untuk mencoba menangkap setan berduri ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 Hewan Unik Di Dunia

Liputan6.com, Amerika Serikat: Makhluk hidup di dunia sangatlah beragam. Tuhan dengan sangat sempurna menciptakan semua makhluk hidup dengan karakteristik unik masing-masing. Di antara yang unik tersebut, terdapat beberapa makhluk yang benar-benar unik. Berikut adalah daftar sepuluh hewan unik dunia 2009 versi situs MSNBC:

1. Hewan Gabungan Burung, Reptil, dan Mamalia

Mungkin Anda sudah mengenali hewan unik yang satu ini. Hewan bernama platypus ini memiliki beberapa keunikan seperti memiliki moncong bebek, kaki berselaput, dan bertelur seperti reptil. Satu keanehan yang mungkin belum banyak orang tahu adalah platypus jantan dapat menyalurkan racun dari sejumlah bagian di tungkai kakinya.

2. Mata Cumi-Cumi Sebesar Piring Makan
Sejumlah ilmuwan memancing seekor cumi-cumi raksasa (colossal squid) di perairan Selandia Baru pada tahun 2008. Mereka menemukan fakta bahwa mata hewan laut tersebut berukuran sebesar piring makan. Ini menjadikan mata cumi-cumi raksasa sebagai mata hewan terbesar di dunia. Colossal squids dapat tumbuh hingga sebesar 46 kaki dan mempunyai tentakel yang dilengkapi dengan pengisap dan pengait. Para ilmuwan meyakini hewan agresif ini mampu menyelam hingga kedalaman 6.500 kaki.

3. Primata Berjari Tengah Ekstra Panjang


Hewan bernama
aye-aye ini memiliki ciri mata besar, telinga mirip kelelawar, dan berjari tengah ekstra panjang. Jari tengah ini digunakan primata tersebut untuk mencungkil makanan dari celah-celah pohon. Sejumlah ilmuwan asal Duke University di Amerika Serikat mengatakan aye-aye dapat dijadikan petunjuk untuk menguak misteri evolusi visi warna pada makhluk hidup.

4. Tikus Tanah Bermoncong Bintang

Tikus tanah bermoncong bintang? Dari namanya saja sudah menunjukkan keunikan dari hewan tersebut. Dengan 22 tentakel mini di moncong bintangnya, tikus tanah ini mampu mendeteksi dan mencerna makanan lebih cepat dari kedipan mata manusia. Ya, sangat cepat. Hanya sepersekian detik. Hewan menakjubkan ini tinggal di rawa-rawa dan daerah basah lain di sekitar wilayah pantai timur Amerika Utara.

5. Hewan Evolusioner Dunia


Selain dapat tidur dalam tanah bertahun-tahun tanpa air dan makanan, katak bawah tanah asal Meksiko ini memiliki keunikan lain. Program konservasi global bernama EDGE of Existence mengklasifikasikan hewan ini sebagai hewan evolusioner dunia. Pasalnya, hewan ini hampir tidak memiliki hubungan kemiripan genetik dengan makhluk hidup apa pun di dunia.

6. Kepiting "Yeti"

Anda tahu hewan bernama yeti? Hewan raksasa legenda masyarakat Nepal dan Tibet ini disebut-sebut menghuni salah satu wilayah pegunungan tertinggi di dunia, Himalaya. Diambil dari nama yang sama, hewan yang diberi nama resmi Kiwa hirsute pada 2005 ini memiliki bulu halus berwarna kuning di kedua capitnya. Ilmuwan menduga capit tersebut digunakan untuk mendeteksi makanan dan mencari pasangan.

7. Paus "Unicorn"


Dari puluhan spesies paus di dunia, terdapat satu jenis paus berkarakteristik unik bernama paus unicorn. Paus ini memiliki gigi mencuat layaknya tanduk unicorn, hewan mistis dunia khayalan. Hewan berbobot sekitar 2.200 hingga 3.500 pon ini memiliki tanduk sepanjang delapan kaki yang mencuat dari sisi kiri rahang bagian atas. Belum lama ini, sejumlah ilmuwan mengetahui tanduk tersebut dilengkapi sejumlah sel saraf super sensitif yang diduga kuat berfungsi mengetahui kadar garam dalam air dan untuk mencari makan.

8. Kelelawar Berkaki Pengisap


Ilmuwan telah menemukan spesies kelelawar baru bernama Myzopoda schliemanni di Kepulauan Madagaskar, pada tahun 2007. Hewan berkaki pengisap yang mampu menempel pada pohon berdaun lebar seperti pohon palem ini berkerabat dekat dengan Myzopoda aurita yang hidup di daerah lembab. Ilmuwan terkejut dengan kemampuan hewan ini karena ia mampu hidup di daerah kering seperti benua Afrika. Padahal, wilayah hutan perawan di benua tersebut hanya tersisa delapan persen.

9. Mickey Mouse padang pasir


Sejumlah ahli biologi mengeluarkan rekaman video seekor hewan pengerat unik bernama long-eared jerboa pada 2007. Hewan yang kerap disebut Mickey Mouse padang pasir ini memiliki telinga yang lebih besar dari kepalanya dan kaki yang mampu melompat seperti kanguru. The International Union for Conservation of Nature kini menetapkan status terancam punah pada hewan ini. Salah ancaman nyata atas long-eared jerboa adalah kucing lokal.

10. Sincan?


Crayon Sincan? Nohara Shinnosuke? Anda mungkin mengira nama tersebut adalah nama salah satu tokoh kartun Jepang yang cukup terkenal. Namun sincan di sini adalah singkatan dari singa-macan atau disebut juga lion-tiger (ligers). Selama beberapa dekade silam, para ilmuwan biologi kerap melakukan sejumlah perkawinan silang antarbinatang seperti sincan. Pada 2004, hewan tersebut ikut tampil menemani aktor Jon Heder dalam film berjudul Napoleon Dynamite. Selain sincan, terdapat beberapa hewan persilangan lain seperti persilangan paus pembunuh-lumba-lumba dan beruang grizzly-beruang kutub.(ANS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS